Pages

Sunday, November 13, 2011

Travelling Part 01 - Kepulauan Seribu

Kepulauan seribu....sudah 3tahun lebih merantau ke Jakarta, baru kemarin tanggal 10 Juli 2011 bisa main kesana. Berawal dari teman temannya suami, yang meng-EO-kan acara ini.

Keberangkatan...

Sesuai jadwal yang disusun, aku, suami, datu dan wahyu berangkat dari BSD pukul 05.00. Kenapa kita berangkat sepagi itu...kata si pengatur acara, biar bisa dapat perahu paling pagi. Demi simple dan efisiensi waktu dan tenaga, kita sengaja naik taksi, dipilihlah Taxi Express, murah dan hampir senyaman Blue Bird :) Tujuan kita untuk memakai perahu adalah ke Muara Angke, masuk ke komplek pasar ikannya muacet buanget..kita dah worry biaya taksinya bakalan membengkak, cuma kata drivernya jangan turun kalau jalan lumayan. Setelah kita turutin nasehat drivernya dan baru turun di pompa bensin checkpointnya, barulah kita bersyukur, lumayan ternyata kalau jalan, belum pake acara becek dan bau ikan yang kuat banget, naik taksi paling nambah 5rb :). Sampai di pom bensin, ternyata kita yang pertama, orang2 baru terkumpul jam stgh7, jalan sedikit, melewati terowongan yang tidak kalah bau...akhirnya sampai di dermaga. Teman kita si EO, menuju salah satu perahu, lobby2 sedikit kemudian...ayo guys naik :)
 

Dapet juga perahunya, berangkat jam7 lebih dikiiiitt....tenang...tenang....setelah di laut yang berombak baru terasa....goyang kanan...goyang kiri, sengaja aku minum Antimo biar ga mabok :p
Rada berasa sensasi wahana dufan nih lama2...tapi berasa juga kayak TKI ilegal yang diselundupkan gitu, tiap ada patroli laut, kita semua disuruh nunduk biar ga keliatan dari luar, kayaknya overload ini sih, jadi serem terjadi kecelakaan. Secara tidak sengaja, yang gemuk kebanyakan duduk di satu sisi, alhasil perahunya agak miring, lumayan mengkhawatirkan. Perjalanannya bener2 ga enak, sumpek, goyang2, bikin mual, satu2nya cara untuk melupakan adalah dengan tidur, tapi kaki berbulu dimana2 *tantangan lainnya :(
Setelah setengah jam perjalanan...sampai juga di pulau Pramuka, kami segera menuju penginapan yang sudah dipesan si EO lewat http://www.pulauseribu.net/, kami mendapatkan semacam 2 rumah petak, satu untuk co satu untuk ce, ada kamar tamu, ruang tengah dengan TV dan fan, 2 kamar tidur, dapur dan 1 kamar mandi. Bagi yang tidak terbiasa, lantai terasa lengket, karena terasa air lautnya walaupun sudah memakai marmer, airnya juga agak asin, tp ya sudah nikmati saja...listrik juga terbatas disini, kalau tidak salah jam 11 malam - 4 pagi mati, jadi disediakan genset.


Hari pertama kami mencari makan dahulu sebelum snorkeling, tapi kalian akan kecewa kalau mencari makan di pulau pramuka, bukannya terbayang mkn seafood dg pemandangan pantai...yang ada disini hanya masakan padang, bakso, miayam, somay....tdk ada bedanya dg jakarta :D
Akhirnya waktu untuk snorkeling datang juga, ini satu paket dengan penginapan tadi, setelah lobby2 perahu mana yang akan dipakai, kita mendapatkan juga perahu kayu dengan tenaga 1 turbin, muatlah untuk belasan orang.

Paket snorkelingnya 3 titik eksplorasi, dengan 1 kali diawal ada pemanasan/latihan snorkeling dipinggir pantai, tapi si pemimpin rombongan ternyata sudah mahir, dia skip latihannya...hiks. Titik kedua di tengah laut, kata sang guide pemandangannya lumayan. Lumayan takut, tapi kalau tidak dicoba sayang juga. Ternyata memang tidak terlalu dalam, ada ikan2 yang lumayan cantik, ada gundukan pasir yang bisa diduduki kalau merasa capek. Temanku ada yang kurang beruntung, dia secara tidak sengaja menginjak bulu babi. jadinya perih2 dan gatal rasanya, satu2nya yang bisa dilakukan hanya menepuk2 dengan sandal dan diolesi minyak kayu putih.
Masih ada 1 spot lagi, lumayan dekat dengan kepulauan tetapi agak dalam, seperti kata suamiku, memang untuk mengambang lebih enak ditempat yang agak dalam, spot sebelumnya tadi lebih berarus, sehingga untuk pemula selain belajar mengambang juga harus belajar menyeimbangkan diri dengan arus. Lebih baik berkonsultasi dengan guidenya terlebih dahulu.
Setelah capek snorkeling, kita diajak berkeliling dengan perahu ini, banyak ternyata pulau yang belum tertata. hari menjelang sore, untuk main air, pasir maupun bergaya pre wedd, sang guide mengajak kita ke tepian pulau Karya. lumayan memang pemandangan dan pantainya, kita betah banget main2 disana 1 jam lebih.

Hampir magrib perut terasa sangat lapar, kita diajak ke restoran tengah laut, kalau tidak salahnamanya Nusa Resto. Saranku, segeralah memesan menu dan reservasi meja, setelah itu baru berjalan2 melihat penangkaran ikan dan menikmati sunset, karena masaknya lumayan lama :( Rasa masakannya biasa saja sih, suasananya yang menyenangkan karena ditengah laut. Setelah itu kami pulang kembali ke pulau pramuka.
Di pagi harinya setelah kami solat subuh, langsung antri di kantor reservasi Kapal Cepat KM Kerapu, ternyata pendaftara baru dibuka jam8 pagi, tapi memang banyak orang yang mengantri dan kapasitas yang tersedia hanya sekitar 17 seat, jadi agar kami serombongan dapat semua, kita harus mengantri sejak subuh. Jam 8 itu baru pesan doank ternyata, ckckck....jam 10 nanti daftar lagi yang sungguhan. sempat terjadi sedikit kerusuhan namun akhirnya kami semua mendapatkan seat...yeiii....

Kapalnya tentu saja lebih bagus dari kapal nelayan saat berangkat, lebih pantas disebut kapal wisata, padahal harganya sama 17rb :D tapi kapasitasnya memang terbatas. Kapal mulai berjalan dan....kyaaaa, rasanya seperti naik kora2 ditambah guncangan bertubi2 karena kapal menghantam ombak dengan keras, agak kaget di awal. Benar2 seprti wahana di ancol, temanku ada yang menangis karena saking takutnya. Kejamnya, anak2 yang lain malah menikmati perjalanan ini,akupun lama kelamaan juga begitu, benar2 pengalaman tak terlupakan :)

Dalam perjalanan pulang kita sempat mampir dulu ke 2 pulau, yang satu aku tidak ingat namanya, satunya lagi pulau untung jawa. Kapal cepat ini memang mengambil penumpang juga dikedua pulau tersebut. Setelah mendekati pantai Ancol, baling2 kapal sering macet terkena sampah, sejauh mata memandang terlihat sampah menutupi air. Ingin rasanya membentangkan jaring supaya sampahnya bisa dimusnahkan :( Akhirnya setelah perjalanan 1jam lebih sedikit sampai juga di pantai Ancol.
Fiuhhh...welcome Jakarta...untuk menuju BSD, kami hanya ingin transportasi yang bisa ditinggal tidur. Taksi jawabannya.....hehehe overall it was fun and lot of new experience :)
See yaa in the next journey